Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017
Tahun Baru Imlek

Menag: Kita Rawat Keragaman, Jaga Persatuan, Rajut Toleransi

Home / Peristiwa - Nasional / Menag: Kita Rawat Keragaman, Jaga Persatuan, Rajut Toleransi
Menag: Kita Rawat Keragaman, Jaga Persatuan, Rajut Toleransi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (Foto: kemenag)
Fokus Berita

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek 2568 Kongzili kepada umat Konghucu di seluruh Tanah Air yang merayakannya pada hari ini, Sabtu (28/1/2107).

"Saya Lukman Hakim Saifuddin Menteri Agama Republik Indonsia Lukman Hakim Saifuddin mengucapkan: "Selamat Tahun Baru Imlek 2568 Kongzili kepada seluruh umat Konghucu di seluruh Tanah Air dan kepada warga masyarakat yang merayakannya," kata Menag.

"Saya turut berdoa, semoga di sepanjang Tahun Ayam Api ini, umat Konghucu senantiasa dilimpahkan kebahagiaan, panjang usia, hidup mulia, serta sehat lahir batin. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan keberkahan kepada setiap kebajikan yang kita lakukan untuk agama, bangsa, dan negara tercinta," harapn.

Lukman juga menegaskan, hakekat tahun baru adalah mengoreksi perjalanan tahun lalu dan merencanakan tahun yang akan berjalan.

"Perayaan Imlek merupakan kesempatan baik bagi umat Konghucu untuk introspeksi, memperbaharui diri, dan menguatkan tekad untuk mencapai kehidupan yang lebih baik di masa depan," ujarnya.

Dalam suasana bahagia ini, Menag juga mengajak kepada seluruh umat Konghucu untuk terus mengingat pentingnya hidup rukun dan bersatu. Sebagai bangsa yang majemuk, yang kaya akan keragaman etnis, budaya, dan agama, Indonesia memerlukan ikatan persaudaraan yang kokoh.

"Oleh karena itu, mari kita rawat keragaman, kita jaga persatuan, dan kita rajut hidup rukun penuh toleransi. Sebagai insan beriman, kita harus memaknai perbedaan sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa, yang harus harus kita jaga dan kita pelihara selamanya untuk kejayaan NKRI," ucap Lukman. (*) 

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com