Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Mantan Presiden Lula da Silva Diperiksa Soal Skandal Korupsi Lava Jato

Home / Peristiwa - Internasional / Mantan Presiden Lula da Silva Diperiksa Soal Skandal Korupsi Lava Jato
Mantan Presiden Lula da Silva Diperiksa Soal Skandal Korupsi Lava Jato Mantan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva (Foto: Globo)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Mantan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva diperiksa oleh hakim pada Rabu (10/5/2017) atas kasus skandal korupsi Lava Jato yang melibatkan perusahaan minyak Brasil Petrobas dan beberapa birokrat dan konglomerat asal Brasil.

Hakim Sergio Moro memulai pemeriksaan Lula pada pukul 14.00 waktu setempat di Pengadilan Federal Curitiba, Ibu Kota Negara Bagian Parana, Brasil. Sekitar 3 jam Hakim Moro mencecar Lula dengan sejumlah pertanyaan.

Presiden dan sekaligus politisi kharismatik ini dituduh menerima suap sebesar 3,7 juta Reais (sekitar 1,15 juta dolar AS) dari sebuah perusahaan konstruksi bernama OAS, dalam bentuk apartemen tiga lantai di Guaruja, Pantai Sao Paulo.

Sekadar informasi, Lula saat ini sedang menyiapkan diri maju di pilpres Brasil 2018. Kalau dia dinyatakan bersalah dan dihukum oleh pengadilan maka secara otomatis dia dilarang mencalonkan diri.

Beberapa jajak pendapat di sana menunjukkan bahwa dukungan rakyat Brasil terhadap Lula semakin membesar.

Akan halnya pendapat Hakim Mahkamah Agung Brasil, Marco Aurelio de Mello. Dia mengatakan saat ini tak ada alasan hukum yang membenarkan untuk menahan Lula. Namun, Mello mengatakan bukan berarti kasus Lula berakhir.

Sampai berita ini dibuat, pengadilan tinggi di Brasil belum memutus dan menetapkan di kasus Lula. Diperkirakan memerlukan waktu beberapa pekan baru ada putusan di kasus ini. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com