Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Sayur Beku Versus Sayur Segar Mana Lebih Sehat? 

Home / Kesehatan / Sayur Beku Versus Sayur Segar Mana Lebih Sehat? 
Sayur Beku Versus Sayur Segar Mana Lebih Sehat?  ILUSTRASI. Sayur segar (Foto: istimewa)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Mengonsumsi sayur dan buah dianjurkan untuk menjaga kesehatan tubuh. Sayur dan buah segar menjadi pilihan bagi kebanyakan orang. Banyak yang menganggap sayur dan buah beku kurang baik bagi kesehatan. 

Peneliti dari University of California, Ali Bouzari bersama teman-temannya membantah pernyataan tersebut. Mereka menjelaskan teknik baru dalam pembekuan sayur dan buah seperti blanching vegetables tidak melibatkan bahan kimia.

Mereka meneliti jagung, brokoli, bayam, wortel, kacang polong, kacang hijau, strawberry, dan blueberry. Dari hasil penelitian, tidak ditemukan perbedaan yang konsisten antara yang segar dan beku.

Bahkan, kandungan vitamin C lebih tinggi pada jagung, kacang hijau, dan blueberry yang dibekukan dibanding yang segar. Selain itu, kandungan vitamin B juga lebih banyak terkandung dalam brokoli beku dibanding yang segar.

Penelitian juga menunjukkan serat dan kadar mineral seperti magnesium, kalsium, seng, dan besi pada sayuran dan buah beku tidak memiliki perbedaan besar dengan kandungan yang ada pada sayuran dan buah segar.

Mereka yang suka mengonsumsi sayur dan buah beku menganggap bahwa pembekuan menghentikan proses pembusukan. Sayuran dan buah beku, jika disimpan dengan baik di lemari es, bisa mempertahankan mineral dan vitamin yang ada di dalamnya. (*)

Berita Terkait

Komentar

Connect failed: No route to host

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com