Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Polisi Dapat Kiriman Bendera ISIS dan Pesan Ancaman

Home / Peristiwa - Nasional / Polisi Dapat Kiriman Bendera ISIS dan Pesan Ancaman
Polisi Dapat Kiriman Bendera ISIS dan Pesan Ancaman ILUSTRASI: Bendera ISIS (Foto: Detik)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Sebuah bendera ISIS dan selebaran kertas berisi ancaman dikirim oleh orang tak dikenal di kantor Polsek Kebayoran Lama Jakarta pada Selasa (4/7).

"Usai salat subuh, anggota mendengar suara motor berhenti di pinggir jalan. Karena curiga,anggota mengecek namun motor tersebut langsung pergi dengan terburu-buru. Setelah ditelusuri, didapati bendera yang identik dengan bendera ISIS terpasang di pagar depan Polsek Kebayoran Lama," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Jakarta, Selasa (4/7) seperti dilansir detik.

Menurut Argo, bendera hitam ISIS yang berukuran sekitar 100x50 cm itu bertuliskan huruf Arab 'Laa ilaaha Ilallaah'. Mirip bendera ISIS.

Sedangkan selebaran kertas berwarna kuning yang berisi ancaman dimasukkan ke botol air mineral kemasan. Berikut isi sura ancaman tersebut:

"Wahai para Anshor thogut, polri, TNI, banser, densus, dan para antek-antek laknatullah. Bertaubatlah kalian dari jalan yang menyesatkan itu, berhentilah kalian menyembah dan melindungi berhala yang kalian banggakan yang kalian sebut dengan nama Pancasila najis itu yang telah menggantikan hukum Allah dengan hukum Jahiliyah yang telah kalian buat.

Sadarlah kalian, sesungguhnya kalian berperang di barisan thogut, dan kami berperang di barisan iman (QS An Nisa:76).

Berhentilah kalian menyebut dan memfitnah kami sebagai teroris, bahwa pada dasarnya kalian lah teroris sebenarnya, karena kalian telah membunuh dan menangkap umat muslim serta ulama-ulama kami (para muhawidin) yang mempelajari dan mengamalkan tauhid yang dibawa dan diajarkan oleh rasul kami Muhammad Salallahu Alaihi Wassalam.

Dan ketahui lah, kami akan terus meneror kalian memburu saudara seiman kami di Poso.

Ketahuilah, perang telah dimulai, akan kami buat Jakarta ini seperti Marawi. Akan kami gulingkan hukum jahiliyah serta berhala Pancasila yang kalian banggakan dan akan kami tinggikan hukum Allah yang maha adil dan sempurna (QS Al Maidah:50) di atas pedang-pedang kami. Khilafah Islamiyah Ala Minhajim Nubuwah akan segera tegak di tanah air ini Insya Allah Biidznillah."

Demikian surat ancaman tersebut.

Saat ini polisi sudah mengecek ulang rekaman CCTV peristiwa tersebut. Beberapa saksi sudah diminta keterangannya.

Sementara itu di tempat terpisah, Komandan Densus 99 Banser–Ansor, Nurruzaman menyatakan bahwa dia tidak takut dengan isi surat ancaman tersebut.

“Sekali lagi kami sampaikan, Ansor – Banser tidak takut dengan ancaman tersebut. Bagi Ansor ini adalah risiko perjuangan mempertahankan NKRI. Bagi kami, apabila kami mati dalam mempertahankan NKRI, maka kami mati dalam keadaan syahid,” tegasnya.

Menurut pengamat terorisme ini, alasan Banser-Ansor dijadikan target selain TNI, polisi, Densus karena sampai saat ini Ansor-Banser yang paling konsisten menjaga NKRI dan Pancasila.

"Bagi ISIS, yang menolak khilafah islamiyah/daulah islamiyah adalah murtad maka wajib diperangi. Karena Ansor – Banser menolak kilafah, maka dianggap murtad atau bahasa mereka sohwat. Hukumnya wajib diperangi,” kata Nurruzaman. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com