Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Bergerak Saat Bekerja di Kantor Mampu Cegah Stress

Home / Gaya Hidup / Bergerak Saat Bekerja di Kantor Mampu Cegah Stress
Bergerak Saat Bekerja di Kantor Mampu Cegah Stress ILUSTRASI: Pekerja kantor (Foto: liputan6)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Banyaknya pekerjaan dan aktivitas di kantor, sering kali memicu stres bagi para pekerja. Hal ini akan membuat akan lebih cepat terserang penyakit, karena turunnya daya tahan tubuh akibat stress.

Untuk mengantisipasi stres, Anda bisa melakukan aktivitas fisik ringan dengan berjalan-jalan atau stretching di kantor. Selain itu, Anda juga disarankan untuk melakukan olahraga lain di akhir pekan. 

Menurut informasi yang dihimpun TIMES Indonesia dari Dailymail, rutin beraktivitas dan bergerak, ternyata mampu membantu mengurangi risiko komplikasi akibat stres. 

Dalam studi Basel University dan Gothernburg Hospital di Swedia, peneliti mencoba menerapkan  percobaan pada 200 pekerja di sepeda statis. 

Hasilnya, pekerja rata-rata berada pada fase stres. Namun, terdapat perbedaan dengan pekerja yang secara fisik lebih bugar memiliki angka kolesterol jahat yang lebih rendah.

Selain itu, peneliti juga menemukan bahwa pekerja yang secara fisik jarang beraktivitas di kantor dan cenderung lebih memilih untuk diam, ternyata memiliki kadar kolesterol jahat lebih tinggi. Hal itu tentu dapat memicu risiko gangguan jantung pun menjadi lebih tinggi.

"Stres memiliki keterkaitan dengan kolesterol jahat, terutama jika tidak dibarengi dengan aktivitas fisik yang cukup," kata peneliti Prof Markus Gerber, dalam Daily Mail.

Olehkarena itu, peneliti pun menganjurkan para pekerja untuk menyeimbangkan faktor stres dan aktivitas fisik. Saran ini diberikan untuk menghindarkan  komplikasi lain seperti tingginya kolesterol jahat dalam darah, yang bisa berujung pada risiko penyakit jantung. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com